Home / Berita Bola / Kemenangan City Atas MU Boleh Jadi Tak Buat Guardiola Puas Sepenuhnya

Kemenangan City Atas MU Boleh Jadi Tak Buat Guardiola Puas Sepenuhnya

Kemenangan City Atas MU Boleh Jadi Tak Buat Guardiola Puas Sepenuhnya – Manchester City memang sukses memenangkan Derby Manchester. Tetapi ada satu perihal yang nampaknya membuat Pep Guardiola sebal di pengujung pertandingan. Apakah itu?

Pada pertandingan kontra Manchester United yang digelar di Etihad Fase, Minggu (11/11/2018) dini hari WIB, City menang dengan score 3-1. City unggul 2-0 duluan melalui gol David Silva serta Sergio Aguero sebelum penalti Anthony Martial mengecilkan score.

City lalu pastikan kemenangan 3-1 melalui Ilkay Guendogan. Hasil itu membuat City kembali pada puncak klassemen menggeser Liverpool yang menang atas Fulham.

Walau menang serta lewat jarak internasional di tempat paling atas, hasil itu bisa jadi tidak membuat Guardiola senang seutuhnya. Diantaranya berkaitan tindakan pemain kesayangannya, Raheem Sterling, di menit-menit akhir laga.

City dalam tempat menyerang serta bola dikuasai Sterling disamping kiri yang lalu menggiringnya ke tepi lapangan. Sterling sebetulnya miliki kans untuk dapat menyerang langsung ke kotak penalti tetapi tidak dikerjakan.

Untuk mengulur waktu, Sterling justru menunjukkan tindakan mengecoh bola atau arti populernya, showboating, yang lalu membuat jengkel Juan Mata yang ada di dekatnya. Tidak lama sesudahnya semprit panjang berbunyi serta Mata langsung mendekati Sterling sekalian menunjuknya.

Sesudah laga, Guardiola langsung mendekati Sterling serta merangkulnya sekalian tunjukkan raut muka sebal. Guardiola lumayan lama terlibat perbincangan walau Sterling ikut menunjukkan aktualisasi diri tidak sepakat dengan manajernya.

“Saya begitu senang dengan permainannya. Langkah terunggul untuk mengawasi kemenangan ini ialah selalu mainkan bola. Itu langkah terunggul. Serta mereka mengerjakannya dengan Leroy serta Phil, mereka lakukan itu,” tutur Guardiola.

“Situasinya ialah mereka mengatur bola seutuhnya saat pertandingan tersisa dua atau tiga menit. Bertahan balik bukan langkah terunggul, sebab apa pun dapat berlangsung,” sambungnya.

“Tetapi ia lakukan tindakan menggoreng bola, harusnya kami tidak lakukan itu, tetapi ia masih tetap muda serta semakin lebih baik kembali,” tutupnya

About admin