Home / berita umum / Perpanjangan Izin Usaha Freeport

Perpanjangan Izin Usaha Freeport

Perpanjangan Izin Usaha Freeport – Pemerintah perpanjang Izin Usaha Pertambangan Privat (IUPK) sesaat PT Freeport Indonesia sampai 31 Juli 2018. Dengan demikian, system pelepasan 51% saham Freeport musti usai di tgl itu.

” Freeport mesti selesaikan hingga 31 Juli, ini batas jatuh temponya, ” papar Direktur Jenderal Mineral serta Batu Bara Kementerian Daya serta Sumber Daya Mineral Bambang Gatot, Rabu, (4/7/2018).

Bambang memaparkan sekarang system pengambilalihan saham 51% atau pelepasan pada Inalum serta Freeport masih pula dalam system. Ada banyak faktor yg masih tetap didiskusikan, termasuk juga lanjutan operasional ke depan. ” Namun ada pula permasalahan lingkungan. Mereka kan ada tim Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan (KLHK) yg saat ini bersam-sama Freeport selesaikan, ” kata Bambang.

Perpanjangan tenggat, lanjut Bambang, diberi dengan batas waktu 1bulan dengan lihat kondisi kalau system negosiasi udah mendekati final serta diinginkan dapat usai di bln. itu. Tenggat itu juga sekaligus juga jadi pendorong untuk pemerintah atau Freeport biar selekasnya menyelasaikan system pelepasan.

Biarpun demikian, andaikan pelepasan nyata-nyatanya belum juga rampung sesuai sama tenggat, pemerintah juga akan tidak jalankan perbuatan kelanjutan apa pun. Tidaklah ada hukuman atau teguran andaikan melalui dari 1bulan, dikarenakan masalahnya ada dua pihak yg turut serta dalam negosiasi. ” Bukanlah Freeport tidak mematuhi ataulah tidak, namun penuturan itu yg belum juga usai. Seandainya belum juga usai, kelak kita saksikan. Memohon doa restunya. “

Diawal mulanya, Presiden Joko Widodo juga memohon tiga menteri yg mengatur Freeport dapat selesaikan system pelepasan pada bln. itu. PT Inalum (Persero) sebagai induk perusahaan tambang BUMN yg maka pelaksana system pelepasan juga membidik dapat selesaikan total system dalam dua minggu itu.

About admin