Home / kriminal / Polisi Menduga Masih Ada Tersangka Lain Dalam Kasus Kematian Taruna ATKP Aldama Pongkala

Polisi Menduga Masih Ada Tersangka Lain Dalam Kasus Kematian Taruna ATKP Aldama Pongkala

Polisi Menduga Masih Ada Tersangka Lain Dalam Kasus Kematian Taruna ATKP Aldama Pongkala – Walau sudah mengambil keputusan satu terduga di masalah kematian Aldama Putra Pongkala (19), taruna tingkat 1 Akademi Tehnik serta Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar yaitu seseorang taruna senior tingkat 2 bernama Muhammad Rusdi atau MR (21). Deretan Reskrim Polrestabes Makassar selalu menggenjot kontrol saksi-saksi lainnya sampai sekarang ini untuk mencari peluang terdapatnya aktor lainnya di masalah penganiayaan yang mengakibatkan kematian Aldama, Minggu, (3/2).

Keseluruhan saksi yang dicheck sekarang sejumlah 24 orang. Semasing ada yang taruna di sekolah itu, pengasuh serta staf ATKP Makassar.

Kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Ujang Darmawan Hadi Saputra waktu didapati di ruangan kerjanya di Mapolrestabes Makassar, Selasa, (12/2), sampai tempo hari ada 22 orang saksi yang dicheck atau diambil keterangannya ditambah ini hari ada dua orang kembali hingga totalnya 24 orang.

“Ada yang taruna, pengasuh dan ada petugas atau staf ATKP Makassar. Jika mengambil info Pembantu Direktur atau Pudirnya, kami menanti hasil investigasi dari pihak ATKP Makassar dahulu serta team investigasi dari Kemenhub RI,” kata Ujang.

Info yang sangat bernilai diantara beberapa saksi itu, kata Ujang, ialah info saksi kunci yang lihat langsung dengan mata kepala serta yang dengar dari jarak yang tidak jauh dengan aktor serta korban waktu penganiayaan berlangsung.

“Yang dengar dari jarak yang tidak jauh dari tempat penganiayaan aktor pada korban serta lihat langsung penganiayaan itu ialah saksi kunci. Lihat langsung aksi pemukulan ke sisi dada serta perut korban,” kata Ujang kembali sambil memberikan tetapi pada dasarnya semua info saksi itu masih tetap mengatakan pelakunya satu orang, tidak ada yang lainnya terkecuali aktor MR di dukung oleh beberapa alat bukti yang ada.

Berkaitan pemungutan info Pelda Daniel Pongkala, orangtua almarhum, kata Ujang, masih juga dalam proses sebab pihaknya terlebih dulu mesti lewat proses administrasi dalam pemanggilan untuk kontrol berkenaan orangtua korban andalah anggota keamanan bukan penduduk sipil biasa.

“Pihak Polda Sulsel memberikan atensi pada kami dalam pengusutan masalah ATKP Makassar ini. Kami telah temukan beberapa instruksi baik itu dari direktur reserse kriminil umum atau dari petinggi penting yang lain di Polda Sulsel berkaitan proses penyelidikan serta beberapa langkah lanjut yangbakan kami kerjakan,” pungkas Ujang Darmawan Hadi Saputra.

About admin