Home / berita umum / Sebesar Rp 4,9 M Di Makan Anggota DPRD Surabaya

Sebesar Rp 4,9 M Di Makan Anggota DPRD Surabaya

Sebesar Rp 4,9 M Di Makan Anggota DPRD Surabaya – Kejari Tanjung Perak menetapakan anggota DPRD Kota Surabaya Sugito jadi terduga masalah Jaring Inspirasi Warga (Jasmas) DPRD Kota Surabaya berkaitan dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016. Sesudah dicheck serta dapat dibuktikan, Sugito pada akhirnya diputuskan jadi terduga.

Penentuan Sugito ini adalah peningkatan dari terdakwa Agus Setiawan Tjong yang sekarang ini perkaranya telah masuk step tuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Sesudah dicheck penyidik Pidsus Kejari mulai jam 09.00 WIB sampai jam 16.00 WIB, Sugito keluar dari gedung Kejari Tanjung Perak dengan memakai rompi tahanan. Waktu digelandang masuk ke mobil tahanan, Sugito malas menjawab pertanyaan media.

“Sesudah lakukan kontrol pada saksi S (Sugito), didapat lebih dari dua alat bukti, hingga penyidik memutuskan S jadi terduga dengan keterkaitan terdakwa ASJ (Agus Setiawan Tjong) yang perkaranya dalam step penuntutan,” kata Karunia di Kejari Tanjung Perak Surabaya, Kamis (27/6/2019).

Karunia menerangkan bila Sugito ikut bertindak aktif bersama dengan Agus Setiawan Tjong dalam soal mengajukan proposal berkaitan mengajukan dana hibah dari Pemkot pada tahun 2016.

“Terduga tahu, pengajuannya (RT serta RW) memperoleh rekom dari terduga S,” tutur Karunia.

Dalam masalah ini, Sugito dijaring masalah Masalah 2 serta Masalah 3 UU RI Nomer 31 Tahun 1999 Mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sesudah diputuskan jadi terduga, Sugito yang masih aktif jadi anggota DPRD Kota Surabaya ini selanjutnya dibawa ke Rutan Cabang Kejati Jawa timur.

“Seterusnya team penyidik lakukan penanahan sepanjang 20 hari kedepan di Rutan Cabang Kejati Jawa timur,” jelas Karunia.

Masalah ini terbongkar sesudah Agus Setiawan Tjong ditahan Kejari Tanjung Perak pada Kamis (1/11/2018). Dia jadi terduga berkaitan project penyediaan tenda, meja, bangku, serta sound sistem. Penyediaan Jasmas itu datang dari APBD Pemkot Surabaya di tahun 2016 kemarin. Negara dirugikan sampai Rp 4,9 miliar. Hasil dari audit BPK ada beda angka unit barang.

About penulis77